FIENHEARRUJAZHSVDEFRESPTETELITKOPLUKTRIDHI
Terjemahan bahasa Indonesia ini dibuat oleh Claude dan belum disunting. Jika ada kalimat yang terasa janggal, bandingkan dengan naskah asli bahasa Finlandia atau versi bahasa Inggris. Kesalahan dapat dilaporkan ke pamphlet@woodslopecabin.com. Teks akan diperbaiki berdasarkan masukan.
Indonesian translation by Claude, not yet proofread. Compare with the Finnish original or the English version; report errors to pamphlet@woodslopecabin.com. Corrections will follow feedback.
Bagian akhir

Gambar

Setiap gambar dibuat untuk buku ini dengan garis dan warna yang sama seperti babak-babaknya. Tautan di bawah setiap gambar membawa Anda ke tempatnya dalam teks.

Bagian I · Pertanyaan

1. Diagnosis

TUJUANTEMPAT YANG SAMA12341 alarm lebih pagi, kalender baru2 Jevons: mesin uap yang lebih efisien3 perahu balap: lebih banyak poin4 aplikasi meditasi: rentetan harihanyutnya arah
Gambar 1.1Koreksi yang meleset. Setiap koreksi dilakukan dari tempat yang sama dengan tempat celah itu muncul, sehingga masing-masing mendarat sedikit lebih jauh. Hanyutnya arah berasal dari koreksi-koreksi itu sendiri. Dalam teks: esai 1 · bab 4 →

2. Tata bahasa gerak

TATA BAHASAbab 3–5SYARATbab 6TEKSesai 3–5SYARAT: HARUS MENUNJUKKANGAGAL JIKAtujuan: sesuatu dikejartidak ada yang dikejarkemelesetan tak terlihat dari dalamyang di dalam langsung melihatnyapembalikan muncul dari dalam alurpembalikan datang secara kebetulanpenderitaan menyusul pembalikanpenderitaan datang sebelum pembalikanpengenalan datang setelah pembalikanpengenalan datang lebih dulu
Gambar 2.1Syarat lebih dahulu. Urutanlah yang menentukan: pertama tata bahasa, lalu syarat-syarat, dan baru kemudian teks. Setiap syarat memiliki syarat penyangkalan, yang ditulis sebelum ayat pertama. Dalam teks: esai 2 · bab 6 →
Bagian II · Ujian

3. Kejadian

TAHAPANAKKEJADIANhidup sebelum katalahir → kata-kata2:7kata didengar sebelum diucapkan½–1 th → 1 th2:16–17 → 2:19batas sebelum ujian“tidak” → 3 th2:17 → 3:1mata terbuka sebelum rasa malu1½–2 th → 3 th3:7 → 3:8kefanaan setelah perbuatan5–7 th3:19tak ada tahap yang datang sebelum tahap yang menjadi dasarnya
Gambar 3.1Dua kisah, satu urutan. Psikologi perkembangan dan Kitab Kejadian menggambarkan masuknya manusia ke dalam bahasa secara terpisah satu sama lain. Usia-usianya hanya perkiraan; yang menentukan adalah urutannya. Dalam teks: esai 3 · bab 6 →

4. Roma

KEJADIANawalWAHYUakhirRM 5Adam: menoleh ke belakangRM 7sang aku: seruan dan pembalikanRM 9–11bangsa-bangsa: memandang ke depan16:25–26penyingkapansurat itu berdiri di antara awal dan akhir dan melihat keduanya
Gambar 4.1Surat di tengah. Paulus menuturkan kisah umat manusia dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Pasal 5, 7, dan 9–11 adalah tiga titik pada lengkung yang sama. Dalam teks: esai 4 · bab 1 →

5. Wahyu

PERJANJIANhubungan sebelum aturanUKURANpembukuan dimulaiPERTUKARANsegalanya punya hargaPATAHoleh bebannya sendirikuasa yang ditunggangi kota itu berbalik melawannya (17:16)
Gambar 5.1Runtuh dari dalam. Pertumbuhan ke arah yang salah menambah kemiringan sampai bangunan itu patah oleh bebannya sendiri. Mereka yang dipikulnya berjalan keluar. Dalam teks: esai 5 · bab 4 →
Bagian III · Masa kini

6. Pengenalan

DALAMHelenmenghidupi celahtak punya kata untuknyaLUARorang tua · Sullivanmelihat urutannyatak bisa masukCELAHKISAH — BELUM
Gambar 6.1Dua tempat. Yang di dalam menghidupi celah itu tanpa kata untuknya, yang di luar melihatnya tanpa bisa masuk. Tempat ketiga, kisah, masih kosong. Dalam teks: esai 6 · bab 2 →
DIHIDUPI DARI DALAMaliran air di tangana-i-rDIBERIKAN DARI LUARtanda di telapak tanganSAAT YANG SAMA
Gambar 6.2Dua tangan. Tak ada hal baru yang dibawa ke sumur itu. Kata dan benda bertemu pada saat yang sama, di kedua tangan satu tubuh. Dalam teks: esai 6 · bab 4 →
DALAMLUARKISAHSUMUR, 1887HelenSullivanThe Story of My LifeTAMANAdamAllahKejadianBUKU INIpenulismodel bahasabukuMEMUAT KEDUANYA
Gambar 6.3Tiga tempat. Kisah bukanlah sudut pandang ketiga, melainkan tempat yang memuat kedua sudut pandang lainnya sekaligus. Dalam teks: esai 6 · bab 6 →

7. Ukuran waktu

DI DALAM CELAHdi mana aku beradaapa yang kuinginkanorang itu adalah celahnyatak dapat melihatnyaKOREKSIdi mana aku beradaapa yang kuinginkankoreksi dari tempat yang samacelah membesarPENGENALANdi mana aku beradaapa yang kuinginkanorang itu melihat celahnyacelah menjadi penghubung
Gambar 7.1Jarak terhadap jarak. Ketika jarak itu diucapkan dengan lantang, muncullah jarak terhadap jarak. Siapa pun yang melihat celah itu melihat kedua sisinya sekaligus, dan celah itu menjadi sebuah hubungan. Dalam teks: esai 7 · bab 4 →
ZAMAN PAULUSMESIN CETAKSEKARANGseruan dalam setiap bahasaukuran di seluruh duniasebuah “luar” telah dibangunteks dapat diperiksa siapa sajaputus-putus = sebagian · penuh = terpenuhi
Gambar 7.2Empat syarat. Zaman-zaman sebelumnya memiliki sebagian syarat, tetapi baru sekarang keempatnya terpenuhi sekaligus. Syarat penyangkalan: zaman sebelumnya yang memenuhi keempatnya akan meruntuhkan klaim ini. Dalam teks: esai 7 · bab 6 →